STAI Sulthan Syarif Hasyim Siak Sri Indrapura Riau

Langkah Nyata Mahasiswa Mengabdi: Sulap UMKM Kampung Tumang Menuju Go Digital dan Legalitas Resmi!

Kegiatan sosialisasi produk UMKM go Digital dan Legalitas Resmi

Siak Sri Indrapura 31 juli 2026

Keterbatasan legalitas dan kemasan konvensional tak lagi jadi penghalang bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kampung Tumang. Melalui program inovatif bertajuk “Workshop Pendampingan Kewirausahaan Model Inkubasi Berkelanjutan”, tim mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) kampung Tumang STAI Sulthan Syarif Hasyim Siak berhasil menghadirkan transformasi nyata di tingkat tapak.

Tidak sekadar datang membawa teori di dalam ruangan, tim pengabdi yang terdiri dari 11 orang mahasiswa ini (KEN HADI SYAH PUTRA,MELKA GUSRIANDA,YESSI GASSELA,PATZRI DIAN TRIYANI,LAURA RAMADHANI
,LAKSAMANA SYAH RAMADHAN,FEBRI NURHANIZA,M. HILMY FADILLAH,YULIANA,FERDIANSYAH,NUR REVIANA) menerjunkan diri langsung ke lapangan. Mereka mendampingi alur produksi rumah tangga, merapikan tata kelola usaha, hingga mengeksekusi digitalisasi tempat usaha warga secara intensif.

Dukungan Kampung Tumang terhadap KUKERTA STAI-SUSHA Siak tahun 2026

Aksi Nyata di Lapangan: Dari Dapur Usaha hingga Peta Digital
Melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR), para pelaku UMKM dirangkul sebagai mitra sejajar. Langkah konkret yang berhasil dicapai oleh tim pengabdi meliputi:

Pendampingan Produksi Langsung: Turun ke rumah usaha 5 UMKM yakni Madu KH Foodworks(MERKNYA : MADU ASLI KUKERTA STAI SUSHA SIAK), Keripik Tempe Misnawati, Madu Asli Salman,Jajanan Dapur Abiyyu,bakul peyek kiki bintang. yang menjadi sasaran untuk mengedukasi alur kerja yang tertata, efisien, dan menjaga standar kebersihan (hygiene) produk.

Go Digital via Google Maps: Mendaftarkan dan memverifikasi lokasi fisik 5 UMKM ke Google Maps agar mudah ditemukan calon pembeli dan wisatawan secara luas.

Legalitas Gratis 100%: Memfasilitasi kepengurusan dokumen resmi tanpa dipungut biaya, meliputi penerbitan NPWP, NIB (Nomor Induk Berusaha), hingga Sertifikasi Halal skema Self-Declare.

Visual Baru Kemasan Produk: Merancang redesain label kemasan (packaging) yang modern dan informatif untuk 5 UMKM inkubasi agar mampu bersaing di pasar ritel.

memiliki Merek Mandiri KUKERTA STAI SUSHA Siak Madu asli Tumang: Menandatangani Nota Kesepahaman (MOU) kemitraan strategis bersama pemasok utama madu asli Tumang Nur Aini Rambe untuk membangun identitas merek mandiri KUKERTA STAI SUSHA Siak sebagai brand owner.

“Inkubasi ini kami rancang agar tidak berhenti pada seremonial semata. Kami ingin UMKM Kampung Tumang benar-benar memiliki ‘benteng’ legalitas yang kuat, tampilan produk yang memikat, serta jangkauan pasar yang lebih luas,” ujar ken hadi ketua kukerta STAI SUSHA Siak kampung tumang 2026.

Dampak Berkelanjutan bagi Perekonomian Desa
Program inkubasi ini terbukti memberikan dampak signifikan. Lima UMKM pendampingan tidak hanya mengantongi resmi dan Sertifikat Halal, tetapi juga memiliki kepercayaan diri tinggi untuk memasarkan produknya. Kehadiran merek mandiri KUKERTA STAI SUSHA Siak hasil kerja sama dengan warga tumang menjadi bukti nyata bagaimana potensi lokal dapat diangkat menjadi komoditas bernilai jual tinggi.

Langkah inovatif ini menjadi bukti nyata kontribusi akademisi muda STAI Sulthan Syarif Hasyim Siak dalam mengimplementasikan Tridharma Perguruan Tinggi yang berdampak langsung bagi kemandirian ekonomi masyarakat desa.

Scroll to Top