STAI Sulthan Syarif Hasyim Siak Sri Indrapura Riau

Aksi Sobat Bumi Jilid II: Kontribusi Nyata Mahasiswa STAI Sulthan Syarif Hasyim Siak Riau Pulihkan Lingkungan di Kampung Kayu Ara Permai

SIAK, 28 Desember 2025 – Semangat kepedulian lingkungan yang berkelanjutan kembali digaungkan oleh para penerima Beasiswa Sobat Bumi Pertamina. Tepat pada tanggal 27 Desember 2025, bertempat di Kampung Kayu Ara Permai, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Riau, puluhan mahasiswa angkatan ke-12 Sekolah Tinggi Agama Islam Sultan Syarif Hasyim (STAI Susha) Siak sukses menggelar kegiatan Aksi Sobat Bumi (ASB) Jilid II. Mengusung tema besar “Indonesia Pulih, Indonesia Lestari” inisiatif ini merupakan kontribusi aktif dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun PT Pertamina (Persero) yang ke-68, sekaligus menjadi momentum kolaborasi nyata antara akademisi, komunitas lokal, dan pemerintah daerah.

Aksi yang berfokus pada pelestarian lingkungan dan mitigasi bencana ini dilatarbelakangi oleh tantangan lingkungan mendesak yang kini dihadapi Indonesia. Meningkatnya risiko bencana alam di berbagai wilayah menuntut peran serta seluruh elemen masyarakat untuk bersatu demi memulihkan kondisi bumi. Kegiatan ini dirancang sebagai ruang kolaborasi yang mempertemukan Penerima Beasiswa Pertamina Sobat Bumi (SoBi) dari berbagai angkatan 10, 11, dan 12 dengan perguruan tinggi, masyarakat, dan berbagai pihak terkait, demi mewujudkan lingkungan yang bersih, hijau, dan berkelanjutan. Secara implisit, kegiatan ini juga memperkuat pilar Sustainable Development Goals (SDGs) utamanya pada poin 13 (Penanganan Perubahan Iklim) dan 15 (Ekosistem Daratan), serta poin 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui aspek edukasi yang diselenggarakan.

Kegiatan Aksi Sobat Bumi Jilid II ini terbagi menjadi dua fokus utama. Pertama, “Aksi Pulihkan Bumi,” merupakan inisiatif yang bertujuan membangun kepedulian SoBi untuk membantu masyarakat, khususnya di wilayah non-bencana seperti Kampung Kayu Ara Permai, untuk siaga dan bangkit dari potensi dampak bencana. Dalam konteks ini, kegiatan dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi kesiapsiagaan bencana melalui storytelling yang menarik. Aspek kreatif juga dimasukkan melalui lomba mewarnai yang diikuti oleh 15 anak dari sekolah alam setempat, menanamkan kesadaran lingkungan sejak usia dini dengan cara yang edukatif dan menyenangkan.

Fokus kegiatan Kedua, dan menjadi inti dari aksi ini, adalah “Aksi Tanam Pohon dan Edukasi Metode Menanam Pohon.” Aksi konservasi ini dilaksanakan di dua titik berbeda di Kampung Kayu Ara Permai, dengan tujuan utama sebagai upaya Green Action yang dilakukan SoBi melalui penanaman tanaman penyerap CO2 dan pencegahan abrasi. Total partisipan yang terlibat dalam keseluruhan kegiatan ini mencapai 98 orang, yang terdiri dari SoBi angkatan 10 (4 orang), angkatan 11 (10 orang), dan angkatan 12 (11 orang) sebagai penyelenggara utama, ditambah 15 anak SD, 38 relawan non-SoBi, 3 orang tim Sentra Kreatif Lestari Siak (Skelas), 3 orang tim Siak TV, 1 orang Dosen pendamping, 12 orang Pengurus Mangrove Laskar Mandiri, dan 1 Kepala Desa Sungai Apit.

Pada titik penanaman pertama, aksi kolosal berhasil menanam sebanyak 250 bibit mangrove. Penanaman ini melibatkan seluruh peserta, termasuk perwakilan SoBi dari angkatan 10, 11, dan 12, relawan non-SoBi, Pengurus Mangrove Laskar Mandiri, Komunitas Skelas, serta tim liputan dari Siak TV dan Radio RPK Siak. Selanjutnya, pada titik kedua yang berlokasi di Zona 1, secara spesifik SoBi angkatan 12 menanam tambahan 50 bibit mangrove, menjadikan total bibit yang tertanam dalam satu hari aksi ini mencapai 300 pohon. Penanaman mangrove ini sangat krusial mengingat fungsinya sebagai benteng alami dari abrasi pantai, berkontribusi langsung pada kesehatan ekosistem pesisir.

Keberhasilan aksi ini tidak lepas dari dukungan berbagai pemangku kepentingan (stakeholders) yang meliputi Pemerintah Kampung Kayu Ara, Pengurus dan Pengelola Ekowisata Mangrove Sungai Bersejarah Laskar Mandiri, Tim Sentra Kreatif Lestari Siak (Skelas), tim Siak TV dan Radio RPK Siak, serta perwakilan dari kampus STAI Susha Siak. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi cerminan nyata dari semangat gotong royong dan kesetiakawanan sosial yang menjadi nilai fundamental dari kegiatan Beasiswa Sobat Bumi.

Aksi yang berlandaskan komitmen pelestarian ini mendapat apresiasi positif dari penerima manfaat di lokasi kegiatan. Jumadi Afrizal, salah satu pengurus kelompok konservasi Laskar Mandiri, menyampaikan pentingnya tindakan nyata dalam kondisi lingkungan saat ini. Ia berujar, “Di tengah kondisi perubahan iklim dan meningkatnya risiko bencana alam saat ini, kita tidak cukup hanya memikirkan solusi, tetapi juga harus melakukan tindakan nyata, seperti aksi penanaman mangrove yang dilakukan hari ini.” Kutipan ini menegaskan relevansi dan urgensi dari program yang dilaksanakan oleh para Penerima Beasiswa Pertamina tersebut.

Secara keseluruhan, Aksi Sobat Bumi Jilid II berhasil mencapai tujuannya untuk mengedukasi, menginspirasi, dan melakukan tindakan nyata untuk lingkungan. Dengan penanaman total 300 bibit mangrove dan melibatkan hampir seratus partisipan dari berbagai latar belakang, kegiatan ini menegaskan peran strategis mahasiswa sebagai agen perubahan dan pelopor dalam upaya konservasi dan mitigasi bencana. Aksi ini menjadi bukti konkret bahwa semangat “Indonesia Pulih, Indonesia Lestari” dapat terwujud melalui kerja sama dan dedikasi, sejalan dengan visi Pertamina dalam membangun generasi muda yang peduli terhadap kelestarian alam.

#STAISUSHASiakRiau#AksiSobatBumi2#BeasiswaSobatBumi#IndonesiaPulihIndonesiaLestari

Scroll to Top