STAI SULTHAN SYARIF HASYIM SIAK SRI INDRAPURA RIAU – Atmosfer khidmat dan penuh rasa syukur menyelimuti Gedung Daerah Sultan Syarif Kasim II, Kabupaten Siak, saat Sekolah Tinggi Agama Islam Sulthan Syarif Hasyim (STAI SUSHA) Siak Sri Indrapura Riau menggelar perhelatan akademik tertingginya. Pada Kamis, 22 Januari 2026, institusi pendidikan Islam terkemuka di “Negeri Istana” ini resmi menyelenggarakan Sidang Senat Terbuka dalam rangka Wisuda Sarjana Strata Satu (S1) Angkatan ke-19 sebanyak 122 Wisudawan. Momentum ini menandai keberhasilan para wisudawan dalam menyelesaikan masa studi dan kesiapan untuk berkontribusi mengabdikan ilmu pengetahuan mereka di tengah dinamika masyarakat global untuk kemajuan bangsa
Sidang Senat Terbuka ini dibuka secara resmi oleh Ketua STAI SUSHA Siak Sri Indrapura Riau, Dr. M. Hatta, M.Pd. Dalam pidato sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi dan kegigihan para mahasiswa yang telah menuntaskan perjalanan akademik mereka. Dr. M. Hatta menekankan bahwa gelar sarjana bukanlah akhir dari sebuah pencarian ilmu, melainkan awal dari tanggung jawab moral yang lebih besar. Beliau berpesan agar para alumni senantiasa menjaga integritas dan nilai-nilai keislaman yang moderat sebagai kompas dalam menavigasi kehidupan profesional di masa depan.
Wisudawan terbaik di raih oleh Santi Gustin dan Putri Indrayani. Sebagai bentuk apresiasi Pihak Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Siak memberikan masing-masing Rp 500.000-, dan Bank Syariah Indonesia Kantor cabang pembantu Siak juga masing-masing memberikan Rp 750.000-,. Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa tingkat bawah untuk terus mengukir prestasi serupa. Prestasi para lulusan terbaik ini membuktikan bahwa keterbatasan geografis bukan merupakan penghalang bagi STAI SUSHA Siak Sri Indrapura Riau untuk menghasilkan sarjana-sarjana yang memiliki kedalaman ilmu dan kematangan spiritual.
Dukungan terhadap keberlanjutan kualitas pendidikan juga disampaikan oleh Ketua Yayasan Hubbul Wathan Siak, Jumharroni, S.Sos, M.E. Dalam arahannya, beliau menegaskan komitmen yayasan untuk terus memfasilitasi transformasi kelembagaan STAI SUSHA Siak Sri Indrapura Riau. Jumharroni, S. Sos, M.E, memaparkan visi strategis yayasan dalam memperkuat sarana prasarana serta tata kelola institusi agar mampu menjawab tantangan zaman. Menurutnya, keberhasilan wisuda angkatan ke-19 ini merupakan manifestasi dari sinergi yang kuat antara pihak yayasan, pengelola kampus, dan seluruh civitas akademika dalam mencetak lulusan yang kompetitif.
Pemerintah Kabupaten Siak yang diwakili oleh Wakil Bupati, Syamsurizal, S.Ag., M.Si., turut memberikan apresiasi tinggi terhadap kontribusi STAI SUSHA Siak Sri Indrapura Riau dalam pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM). Dalam sambutannya, Wabup Syamsyurizal menitipkan harapan besar agar para lulusan dapat menjadi motor penggerak pembangunan di daerah, khususnya dalam mengintegrasikan kecerdasan intelektual dengan kekuatan Iman dan Takwa (IMTAK). Beliau menegaskan bahwa pemerintah daerah selalu siap mendukung setiap langkah institusi pendidikan yang berupaya memajukan standar literasi dan moralitas masyarakat di Provinsi Riau.
Kehadiran Koordinator Kopertais Wilayah XII Riau-Kepulauan Riau, Prof. Dr. Hj. Leny Nofianti, MS, S.E., M.Si., Ak., CA., menambah bobot prestisius pada acara tersebut. Kehadiran beliau memberikan legitimasi kuat terhadap kualitas penyelenggaraan pendidikan di STAI SUSHA Siak Sri Indrapura Riau. Dalam kesempatan tersebut, Prof. Leny tidak hanya menyaksikan prosesi pelantikan, tetapi juga memberikan Orasi Ilmiah yang mendalam terkait arah pendidikan Islam di tengah era disrupsi digital yang kian masif.
Dalam orasi ilmiahnya, Prof. Leny Nofianti menekankan pentingnya adaptabilitas dan penguasaan soft skills bagi sarjana muslim modern. Beliau memaparkan bahwa di tahun 2026 ini, kompetensi akademik harus dibarengi dengan literasi teknologi dan kecerdasan emosional yang tinggi. Prof. Leny mendorong para wisudawan untuk tidak sekadar menjadi pencari kerja, tetapi menjadi inovator yang mampu menyebarkan pesan-pesan Islam yang damai melalui platform teknologi modern, sehingga eksistensi sarjana agama tetap relevan dan solutif terhadap problematika sosial.
Lebih lanjut, Prof. Leny juga memberikan pesan khusus kepada jajaran pimpinan STAI SUSHA Siak Sri Indrapura Riau mengenai pentingnya penguatan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan akselerasi akreditasi. Beliau mengingatkan bahwa marwah perguruan tinggi sangat ditentukan oleh konsistensi dalam menjaga standar akademik dan riset yang berdampak luas. Dengan momentum wisuda ke-19 ini, beliau optimis STAI SUSHA mampu bertransformasi menjadi institusi yang lebih unggul dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Prosesi pemindahan kuncir toga menjadi momen yang paling emosional dalam rangkaian acara tersebut. Satu demi satu wisudawan melangkah ke podium dengan penuh kebanggaan untuk dikukuhkan. Isak tangis haru dari para orang tua yang hadir memenuhi ruangan menjadi bukti nyata atas perjuangan dan doa panjang keluarga yang selama ini mendukung setiap langkah studi putra-putri mereka. Momen ini menandai transisi penting dari dunia kampus menuju dunia pengabdian nyata.
Dengan berakhirnya Sidang Senat Terbuka ini, STAI Sulthan Syarif Hasyim Siak Sri Indrapura kembali membuktikan konsistensinya sebagai pilar utama pendidikan Islam di Riau. Seluruh rangkaian acara berjalan dengan sukses dan tertib, mencerminkan kesiapan institusi dalam mencetak generasi masa depan yang religius, intelek, dan berintegritas tinggi. Harapan agar alumni angkatan ke-19 STAI SUSHA Siak dapat menjadi agen perubahan yang membawa kesejukan dan kemajuan bagi nusa, bangsa, dan agama. Mampu menjaga marwah kampus dengan menunjukkan profesionalisme kerja yang dibalut dengan akhlakul karimah di berbagai sektor lapangan kerja yang akan mereka masuki. Selamat kepada para wisudawan, semoga ilmu yang didapatkan menjadi amal jariyah dan bermanfaat bagi nusa, bangsa, dan agama



